https://auniputeriku.blogspot.com/b/post-preview?token=GEDY3VABAAA.bNh4MhS6AjaX16cJwVEOYGtMXBhAAkS0

Friday, 6 November 2015

KELUARGA BAHAGIA

KELUARGA BAHAGIA IDAMAN SEMUA

Ketika ada seseorang menikah, Rasulullah membaca doa “barokallahulaka, wa baroka’alaika, wajama’a bainakuma fii khoir”. Cita-cita setiap pasangan adalah membentuk keluarga yang barokah, sakinah mawaddah warahmah. Tentunya tidak ada orang yang menginginkan kegagalan dan kehancuran dalam rumah tangganya.
Mari kita bahas secara singkat tentang barokah, sakinah, mawaddah warahmah dalam sebuah rumah tangga.
1. Rumah tangga barokah
Arti barokah (pinjam blog sebelah)
“Secara harfiah, barokah berarti an-nama’ waz ziyadah yakni tumbuh dan bertambah. Atau bisa didefinisikan dengan kata majemuk jalbul khoir atau sesuatu yang dapat membawa kebaikan. Ini berarti Barokah adalah kebaikan yang bersumber dari Allah yang ditetapkan terhadap sesuatu sebagaimana mestinya sehingga apa yang diperoleh dan dimiliki akan selalu berkembang dan bertambah besar manfaat kebaikannya. Kalau sesuatu yang kita miliki membawa pengaruh negatif, maka kita berarti tidak memperoleh barokah yang diidamkan itu.”
Dalam doa pernikahan yang diucapkan :
» barakallahulaka, artinya mengharapkan semoga diberi keberkahan Allah ketika kondisi berbahagia
» baroka’alaika, artinya mengharapkan diberi keberkahan ketika dalam kondisi susah atau ditimpa cobaan
misalnya ketika diberi cobaan sakit, jika keluarganya diliputi keberkahan maka Allah akan memberikan kesabaran dan kesembuhan.
Dalam sebuah rumah tangga pastilah ada suka dan duka, karena itu baiknya mendoakan agar sebuah keluarga tetap diberikan keberkahan oleh Allah dalam suka maupun duka.
» wajama’a bainakuma fii khoir, artinya semoga Allah mempertemukan dalam kebaikan.
Bagaimana caranya agar kita memperoleh hal-hal diatas ?
Mari kita membuka quran terjemahan kita surat Al-A’raf ayat 96 yang artinya “Dan sekiranya penduduk negeri beriman dan bertakwa, pasti Kami akan melimpahkan kepada mereka berkah dari langit dan bumi, tetapi ternyata mereka mendustakan (ayat-ayat Kami), maka Kami siksa mereka sesuai dengan apa yang telah mereka kerjakan.”. Dari ayat ini, maka ditegaskan kembali arti dari kata berkah, yaitu : semakin bermanfaat atau semakin bertambah kebaikan. Untuk mendapatkan kebaikan dan berkah Allah, sebuah rumah tangga haruslah dibangun atas dasar ketakwaan.
¤Dengan takwa, akan dimudahkan urusan dan rejeki (QS. 65:2-3). Barangsiapa bertakwa dimudahkan urusan dan akan didatangkan rejeki dari arah yang tidak disangka-sangka
¤QS. Muhammad (47):7. Jika manusia menolong agama Allah, niscaya Allah akan memudahkan urusannya.
2. Rumah tangga sakinah
Rumah tangga yang penuh ketenangan, kedamaian dan kebahagiaan. Seperti firman Allah dalam QS. Ar-Rum (30) : 21.
Kemudian disebutkan pula dalam firman Allah QS. An-Nisa : 1 dan QS. Ali-Imron :102. Kedua ayat Al-Quran tersebut menjelaskan tentang anjuran bertakwa dan silaturahim. Rumah tangga akan lebih baik dan bahagia jika ada hubungan dan komunikasi yang baik antara anak-orang tua serta menantu-mertua.
Sedangkan pada QS.Al-Ahzab : 70-71 menjelaskan tentang anjuran berbicara yang baik, suami istri dianjurkan untuk saling berkata dan bicara yang baik.
Cara untuk meraih keluarga yang sakinah :
» Banyak mengingat Allah.
Dijelaskan dalam firman Allah QS. 13 : 28 dan QS. Thoha : 12 bahwa hati akan menjadi tenang dengan sholat dan membaca Al-Quran.
» Ridho kedua orang tua.
Ridho Allah tergantung dari ridho orang tua, sedangkan murka Allah tergantung murka orang tua.
Dianjurkan pula untuk memperbanyak istighfar sebagai sarana taubat (QS. 8:39). Keutamaan beristighfar banyak sekali antara lain meredam murka Allah, menolak bala’ dan musibah. Bila sudah terlanjur menyakiti orang lain, maka dianjurkan banyak bertaubat dan meminta maaf.
3. Rumah tangga mawaddah warahmah
Artinya sebuah rumah tangga yang saling mencintai dan menyayangi. Dan doa yang dapat senantiasa diucapkan adalah seperti pada surat Al-Furqon ayat 74 yang artinya : Dan orang-orang yang berkata “Ya Tuhan kami, anugerahkanlah kepada kami pasangan kami dan keturunan kami sebagai penyenang hati (kami), dan jadikanlah kami pemimpin bagi orang-orang yang bertakwa”. Jika seseorang itu belum dipertemukan Allah dengan jodohnya, maka doanya ditambah dengan kalimat “rabbi habli zaujan sholihan” yang artinya “Ya Allah karuniakan padaku pasangan yang takwa”.
Demikian sekilas tentang rumah tangga bahagia dalam pandangan islam, semoga bermanfaat.

Wednesday, 4 November 2015

Karipap Gajah















Bahan  A ( kulit)
5 cawan tepung gandum
½ sudu the garam
3 sudu besar planta
Air secukupnya

Bahan B (inti)
Daun bawang
Daun sup
1 bili Bawang besar (dihiris)
Gula secukup rasa
Garam  secukup rasa
5 biji telur

Bahan C (kuah)
2 cawan air masak
5 sudu basar sos cili
2 sudu cili giling
1 biji bawang besar (dihiris)
½ sudu garam
2 sudu besar gula
** Campur semua bahan untuk buat kuah karipap

Cara –cara
Mula-mula jom kita buat kulit karipap dulu. Campurkan semua bahan A dan uli seperti biasa sehingga lembut dan sebati. Kemudian biarkan sekejap. Sambil tu jom kita buat inti pulak. Potong daun bawang dan daun sup macam kita nak buat bunga rampai hihihi tapi jangan la terlampau halus sangat. Kemudian campurkan dengan bawang yang telah dihiris.Campurkan gula dan garam dah siap inti karipap. Hihihi senang tak nak buat intinya.
Tepung yang telah diuli tadi bahagikan kepada 4 @ 5 ketul .Kemudian tepekkan tepung pada pinggan yang sederhana besar. Macam ni



Letakkan inti atas tepung kemudian pecahkan telur lipat dan klimkan tepi karipap macam ni


 



haa… senang tak. Panaskan minyak dalam kuali.Minyak perlu banyak supaya masak sampai dalam. Api jangan besar nanti luar je masak tapi dalam tak masak. Angkat perlahan-lahan supaya tak bocor dan masukkan dalam kuali  . Haaa… dah siap. Hidangkan panas-panas. Lagi sedap kalau buat berbuka puasa. Suami dan anak-anak suka sangat kadang-kadang 5 keping tu tak cukup. Inilah penangan resepi mak mertuaku






TIPS BAYI KECIL

EMPAT CARA ELAK ANAK KECIL DIGANGGU JIN DAN SYAITAN

Secara fitrahnya, anak-anak kecil adalah tergolong daripada kalangan ahli syurga. Mereka ibarat kain putih yang tidak dinodai sebarang kekotoran maksiat dan dosa. Namun begitu, anak-anak kecil juga tidak terlepas daripada gangguan syaitan yang telah berjanji dengan Allah SWT untuk menyesatkan manusia sehingga hari kiamat. Abu Hurairah meriwayatkan daripada Rasulullah SAW yang bermaksud:
Tidaklah bayi yang dilahirkan kecuali syaitan akan menyentuhnya ketika dia lahir, sehingga mereka menangis kuat kerana sentuhan syaitan tersebut, kecuali Maryam dan puteranya. (Sahih Bukhari)
Oleh itu, Rasulullah SAW telah berpesan kepada para sahabat baginda agar sentiasa menjaga anak-anak kecil mereka daripada gangguan jin dan syaitan. Perkara-perkara berikut antara pesanan Rasulullah SAW yang dapat menjadi panduan kita semua.
1. Larangan Berkeliaran di Waktu Senja
Ketika fajar mulai tenggelam, suruhlah anak-anak masuk ke dalam rumah kerana waktu itu syaitan banyak berkeliaran. Hal ini ditegaskan Rasulullah SAW dalam hadis baginda yang diriwayatkan oleh Jabir bin Abdullah bermaksud:
Jika kegelapan malam datang, atau kalian berada pada petang hari, jagalah anak-anak kalian kerana pada saat itu syaitan sedang berkeliaran. Jika malam telah berlalu beberapa saat, bolehlah kalian biarkan mereka dan tutuplah pintu rumah dan sebutlah nama Allah kerana syaitan tidak akan membuka pintu yang tertutup. (Sahih Bukhari)
Selain itu, baginda SAW menyarankan agar rumah diserikan dengan laungan zikrullah. Hal ini menyedarkan kita bahawa ahli keluarga tidak boleh dilalaikan dengan perkara maksiat termasuklah hiburan duniawi. Misalnya, elakkan daripada memasang televisyen, radio dan internet pada waktu Magrib dan memastikan semua anak-anak menunaikan solat Magrib serta membaca al-Quran secara berjemaah.
2. Menutup Bekas Makanan dan Pintu Rumah di Malam Hari
Rasulullah SAW juga mengatakan bahawa jin selalu berkeliaran pada waktu Isyak untuk mengganggu manusia. Daripada Jabir bin Abdullah bahawa Rasulullah SAW bersabda yang bermaksud: Tutuplah bejana (bekas menyimpan makanan), ikatlah tutup kendi (bekas menyimpan minuman), tutup pintu-pintu rumah dan jagalah anak-anak kecil kalian pada waktu Isyak kerana saat itu adalah waktu bagi jin untuk berkeliaran dan menculik, dan padamkanlah lampu-lampu ketika kalian tidur, karena binatang-binatang berbahaya bila datang dapat menarik sumbu lampu sehingga dapat berakibat kebakaran yang menyebabkan terbunuhnya para penghuni rumah. (Sahih Bukhari)
Hadis di atas menyarankan ibubapa agar berhati-hati dengan aspek kesihatan dan keselamatan anak-anak. Misalnya, baginda SAW melarang ahli keluarga mendedahkan makanan dan minuman yang berbaki tanpa ditutup. Anak-anak kecil juga tidak digalakkan dibawa keluar pada waktu malam dibimbangi akan diganggu jin sehingga menyebabkan mereka menangis dan tidak dapat tidur. Dari aspek keselamatan, Rasulullah SAW menyuruh para sahabatnya menutup lampu (pelita) yang boleh mengakibatkan kebakaran. Justeru, di zaman moden ini, ibubapa hendaklah memastikan keadaan elektrik di dalam rumah tidak membahayakan para penghuninya.
3. Mendoakan Anak Kecil Yang Sakit Akibat Gangguan Syaitan
Suatu ketika, Ya’laa bin Murrah berjalan bersama Rasulullah SAW. Di pertengahan jalan, mereka bertemu dengan seorang wanita bersama anak kecilnya yang sakit. Wanita itu mengadukan kepada Rasulullah SAW tentang penyakit anaknya yang kerap berulang dalam sehari. Lalu Rasulullah SAW meminta anak itu didekatkan kepada baginda SAW. Baginda kemudiannya membukakan mulut anak itu dan meniupnya tiga kali sambil membaca:
بِسْمِ اللَّهِ أَنَا عَبْدُ اللَّهِ اخْسَأْ عَدُوَّ اللَّه
Maksudnya: Dengan nama Allah, saya adalah hamba Allah, keluar dan pergilah wahai musuh Allah. (Musnad Ahmad)
4. Mengajarkan Anak-Anak Mengamalkan Doa Pelindung Diri
Selain membacakan doa kepada anak-anak kecil, ibubapa juga perlu mengajarkan doa pelindung diri kepada anak-anak yang sudah tahu membaca. Doa tersebut diajarkan oleh baginda Rasulullah SAW melalui hadis yang diriwayatkan oleh Abdullah bin Amru:
بِسْمِ اللَّهِ أَعُوذُ بِكَلِمَاتِ اللَّهِ التَّامَّاتِ مِنْ غَضَبِهِ وَعِقَابِهِ وَشَرِّ عِبَادِهِ وَمِنْ هَمَزَاتِ الشَّيَاطِينِ وَأَنْ يَحْضُرُونِ
Maksudnya: Dengan nama Allah, aku berlindung dengan kalimat-kalimat Allah yang sempurna dan dari kemurkaanNya dan azabNya, serta dari kejahatan hamba-hambaNya, dari bisikan-bisikan syaitan dan kedatangannya." (Musnad Ahmad)
Doa tersebut hendaklah dibaca oleh setiap anak-anak sebelum mereka tidur agar tidak diganggu oleh syaitan. Malahan, menurut Abdullah bin Amru, beliau telah memaksa semua anaknya menghafal doa yang diberikan oleh Rasulullah SAW ini dengan cara menggantungkan doa ini di leher anaknya.
Semua cara tersebut diajarkan oleh baginda Rasulullah SAW untuk menjauhkan anak-anak daripada gangguan jin dan syaitan. Justeru, adalah penting kepada setiap ibubapa mendahulukan saranan baginda SAW berbanding mengamalkan petua-petua yang tidak menepati sunnah baginda rasul seperti memakai tangkal azimat, mempercayai bomoh dan membaca jampi. Yang paling utama adalah, ibubapa sendiri perlu menjadi hamba Allah yang mengikuti segala perintahNya serta menjauhi setiap laranganNya.
(Artikel ini telah dimuatkan dalam Majalah QA, Moga bermanfaat)

ANAK MENANGIS MALAM

AS-SYIFA' : ANAK MENANGIS MALAM @ SAWAN TANGIS
 (As-Syifa' Melaka : 013-2006363)

Menangis bagi bayi atau anak kecil merupakan perkara biasa, bukan semestinya kerana ada masalah atau kerana kecuaian ibu. Malah menangis merupakan suatu pernyataan bayi atau kanak-kanak sebagai ganti kepada pertuturan yang tidak dapat diluahkan terhadap sesuatu yang berlaku. Ada bayi yang masih dalam hari tidur nyenyak di siang hari, tetapi mula menangis pada masa-masa tertentu sama ada pada tengah malam, petang ataupun bila-bila masa tanpa sebab yang jelas.Terdapat juga bayi yang mula menangis apabila tidurnya terganggu, biarpun oleh suara yang perlahan seperti bunyi benda jatuh, bunyi tapak kaki, bunyi pintu tertutup dan sebagainya. Pada kebiasaannya tangisan akibat gangguan tersebut berlaku dalam tempoh yang singkat. Tangisan biasa selalunya ada kaitan dengan punca yang jelas seperti tercucuk pin pakaian, pakaian terlalu ketat menyebabkan bayi terasa tidak selesa, lampin basah, rasa terlalu panas, sakit perut, dahaga, lapar, rasa kesepian dan sebagainya. Sesetengah bayi atau anak kecil akan menangis apabila berubah tempat tidur, dari tempat gelap yang biasa dia tidur berpindah ke tempat terang atau sebaliknya. Anak-anak yang dibawa balik kampung menghadiri majlis kenduri mungkin akan menangis kerana suasana tempat tidur yang berubah atau sebaliknya.Walaupun demikian, tangisan yang memanjang seperti yang berlaku kepada anak tidak semestinya mempunyai sebab atau punca yang jelas. Tidak semestinya kerana lapar, dahaga, kesejukan, panas atau kehilangan orang yang selama ini berada di sampingnya, iaitu si ibu. Ada orang yang mengaitkan keadaan sedemikian rupa, yang dikenali sebagai sawan tangis ini, akibat gangguan makhluk-makhluk halus, tidak kira sama ada gangguan tersebut akibat perbuatan makhluk halus yang dilibatkan dengan perbuatan manusia, ataupun akibat gangguan jin yang menggemari manusia, sejak seseorang itu dilahirkan, yang dikenali sebagai qarin atau makhluk halus yang datang menumpang bersama manusia. Perkataan qarin berasal daripada bahasa Arab bererti teman atau pasangan. Istilah qarin bererti roh-roh jahat, yang terdiri daripada makhluk-makhluk halus yang sentiasa mendampingi manusia, sejak seseorang itu dilahirkan sehinggalah dia meninggal dunia. Kewujudan qarin di samping manusia ialah untuk membiasakan, iaitu untuk menggoda atau menyesatkan, sehingga manusia itu tunduk kepada nafsu, yang akhirnya melakukan dosa, tidak kira sama ada dosa itu dosa kecil berpanjangan atau dosa besar seperti membunuh, berzina, makan harta anak yatim dan sebagainya. Cara lain ialah dengan memesongkan iktikad mereka sehingga membawa kepada perbuatan syirik atau murtad. Dosa-dosa itu tidak diampuni Allah. Walaupun demikian, sekiranya manusia itu beriman dan dilindungi allah, qarin itu akan menyuruhnya melakukan kebaikan. Selain itu, qarin juga berusaha untuk mencederakan fizikal dan roh manusia secara bersendirian ataupun dengan perantaraan manusia, menyebabkan manusia menggunakan jin-jin untuk melakukan perbuatan tertentu seperti untuk menyakiti orang lain dan sebagainya. Apabila ini berlaku, maka dari sini terjadilah kegiatan sihir. DUA SEBAB UTAMA SAWAN TANGIS IALAH :- Pertama iaitu bersifat fizikal seperti kerana lapar, haus dan sejuk, rasa hilang keselamatan diri seperti kehilangan orang yang selalu berada di sampingnya, biarpun buat sementara. Sakit seperti kembung perut atau selesema. Termasuk dalam kategori ini ialah sakit akibat jangkitan kuman dan juga kecacatan anggota seperti terhantuk, terjatuh dan sebagainya. Punca kedua ialah akibat gangguan makhluk-makhluk halus. Allah menjadikan manusia itu daripada dua unsur utama, iaitu jasad dan roh. Islam mengajar agar anak yang baru dilahirkan diazankan di telinga kanan dan diiqamatkan di telinga kirinya. Itulah ajaran terawal yang mesti diperhatikan dan dilakukan dengan tujuan agar bayi itu mendengar kalimah Allah sebaik-baik sahaja dilahirkan. Pencipta yang melahirkan bayi yang baru dilahirkan, yang memberi rezeki dan membesarkannya, dan akhirnya akan mematikannya untuk menemui-Nya.Sekiranya dilakukan demikian, insya-Allah, bayi berkenaan tidak akan diganggu oleh ummu`s-sibyan, iaitu sejenis makhluk jin yang sering mengganggu bayi, yang boleh menyebabkan timbul pelbagai masalah termasuk gangguan tidur pada waktu malam, yang akhirnya boleh menyebabkan demam panas ataupun sawan. Keterangan ini membuktikan bahawa roh bayi atau anak kecil boleh terganggu akibat gangguan yang tidak dapat dilihat oleh mata kasar, ataupun melalui eksperimen teknologi moden. Dalam masa tertentu anak tadi kadang-kadang memperlihatkan reaksi luar biasa dengan wajah yang ketakutan seolah-olah sedang melihat satu objek yang menggerunkan di hadapannya. Mungkin sukar untuk menjelaskan bagaimana gangguan yang tidak dapat dilihat itu boleh mengganggu bayi menyebabkan dia tidak berhenti-henti menangis, terkujat-kujat dan terketar mulut sehingga tidak terdengar suara tangisannya menyebabkan ibu dan juga bapanya menggelabah. TANDA-TANDA ANAK MENANGIS DISEBABKAN GANGGUAN Ada beberapa tanda lumrah yang boleh diperhatikan oleh mata kasar sekiranya bayi atau kanak-kanak itu menangis akibat gangguan seperti yang dijelaskan, bukan disebabkan akibat luaran.Tangisan biasa selalunya disertai dengan air mata. Keadaan ini jarang berlaku pada mereka yang menangis akibat gangguan, manakala suara tangisannya juga berlainan daripada tangisan biasa. Dalam keadaan tertentu tangisan ini mungkin disertai dengan air mata yang bersangatan. Kanak-kanak ini kadang-kadang berhenti menangis sebentar, kemudian menangis semula. Mata yang pejam ketika berhenti menangis itu akan melahirkan ombak pada kelopak mata, seolah-olah kedua-dua biji matanya itu sedang memerhatikan sesuatu di bahagian kanan dan kiri. Tangisan akibat gangguan selalunya mengeluarkan suara yang mendayu-dayu dan berpanjangan. Mata bayi kelihatan pejam. Tangisan terjadi seumpama dalam keadaan tidak sedarkan diri (tidur). Dahi atau bahagian tengah, antara dua alis kadang-kadang berkerut, seolah-olah ada sebiji mata di bahagian tersebut yang sedang memerhatikan sesuatu. Sering terjadi pada anak-anak kecil yang terganggu, mereka menangis dan menjerit dalam keadaan ketakutan dan menggigil seolah-olah disergah oleh sesuatu yang menakutkan. Anak ini setelah puas menangis, akan tidur sebentar, lalu menangis lagi dalam keadaan teresak-esak yang disertai dengan tarikan nafas yang tersekat-sekat. KAEDAH MERAWAT ANAK MENANGIS MALAM Terlalu banyak kaedah atau usaha boleh dilakukan yang diajar oleh Rasulullah s.a.w. dalam usaha mengatasi masalah seperti ini, di antaranya ialah dengan membacakan : surah al-Fatihah, ayat al-Kursi, surah an-Nas dan surah al-Falaq, kemudian hembuskan pada ubun-ubun anak. Lakukan sebanyak tiga kali. Sekiranya anak-anak ini masih juga menangis, bacakan azan di telinga kanannya dan iqamah di telinga kiri. Lakukan sekali ataupun tiga kali. Dalam sebuah hadis riwayat oleh Abu Isa at-Tarmizi, katanya telah diriwayatkan oleh Aqabah bin Amir al-Juhani, daripada Nabi sabdanya: Sesungguhnya Allah telah menurunkan kepada aku beberapa ayat yang tidak diperlihatkan seumpamanya, iaitu Qul a'uzu bi rabbinnas dan Qul a'uzu bi rabbilfalaq sehingga akhirnya. Hadis ini bermaksud bahawa Allah telah menurunkan dua ayat di atas kepada Rasulullah yang mempunyai fadilat yang amat besar, iaitu untuk melindungi diri daripada bahaya teguran hasad dan pandangan mata jahat. Termasuk dalam kategori pandangan mata jahat ialah manusia yang dibantu oleh jin-jin untuk melakukan perbuatan sihir, yang memancarkan pandangan jahatnya kepada mangsa melalui pandangan mata, termasuk bayi atau anak-anak yang menyebabkan berlakunya gangguan roh. Mudarat akibat daripada pandangan mata jahat memang boleh berlaku. Dalam menghadapi masalah seperti ini Rasulullah membenarkan Asma' Binti Umays (isteri seorang sahabat) untuk meminta pertolongan kepada orang yang tahu menjampi dalam usaha untuk menolong merawat anak Jaafar, iaitu saudara kepada Ali Abu Talib.

Petikan soaljawab Dato' Amran Kasimin dalam Utusan Melayu.Suntingan diterbitkan semula As-Syifa' Melaka:013-2006363

PETUA KEMPISKAN PERUT

Petua Mudah Kempiskan Perut Buncit

(Secara tradisional)

#PETUA 1 (Asam Jawa)

Ambil sedikit asam jawa dan bancuh di dalam segelas air panas. Biarkan semalaman. Esok paginya, minum air bancuhan asam jawa tersebut. Masukkan ke dalam peti sejuk, anda jadikan minuman, selepas anda makan tengahari atau makan malam. Amalkan setiap hari, anda akan dapati tubuh anda akan bertambah segar dan langsing.


#PETUA 2 (Daun lidah buaya, asam jawa)

Ambil sedikit daun lidah buaya. Masukkan dalam sebuah periuk dan tambahkan dengan air asam jawa. Didihkan bahan-bahan tersebut dengan api kecil sehingga pekat. Kemudian tutup api dan biarkan ia menyejuk dengan sendiri. Setelah dirasakan suam sedikit, lumurkan ramuan tersebut pada perut.

#PETUA 3 (Limau nipis, kapur sirih)

Sediakan limau nipis dan kapur sirih. Perah air limau ke dalam piring atau mangkuk, campur dengan kapur sirih dan gaul hingga sebati. Lumurkan ramuan tersebut ke perut dan balut perut dengan sehelai bengkung. Lakukan setiap malam sebelum anda masuk tidur.

#PETUA 4 (Limau nipis, air)
Air limau nipis yang anda minum boleh menurunkan berat badan anda. Caranya: Sediakan dua biji limau nipis atau limau kasturi setiap hari, setelah itu perah airnya ke dalam gelas yang berisi dengan air sejuk, masukkan ke dalam peti sejuk. Setelah itu bolehlah dijadikan air minuman setiap kali selepas anda makan tengahari dan makan malam. Cara ini boleh diikuti dengan senaman ringan. Amalkanlah meminumnya selama sebulan, berat badan anda juga akan beransur turun.

#PETUA 5 (Teh Cina, limau nipis)
Ambil 3 sudu besar serbuk teh cina dan rendam dalam air. Tapis dan campurkan dengan air perahan limau nipis. Amalkan selalu meminumnya 2 kali sehari iaitu sebelum sarapan dan sebelum tidur.

#PETUA 6 (Teh hijau, Serbuk kayu manis, madu lebah)
Selepas makan amalkan meminum Teh Hijau atau Teh Cina tambah dengan serbuk Kayu Manis dan Madu

#PETUA 7 (minyak kelapa)
Tanak kelapa hingga menjadi minyak. Sejukkan, kemudian sapu ke perut. Biarkan seketika selama 10 minit. Kemudian bilas. Amalkan setiap hari.

#PETUA 8 (kapur makan, daun sirih, minyak kayu putih, limau nipis)
Bagi wanita selepas bersalin yang ingin mengempiskan perut kembali, amalkan campuran bahan ini untuk berbengkung. Campurkan sedikit kapur makan, beberapa helai daun sirih, beberapa titik minyak kayu putih dan sesudu air limau nipis. Sapukan pada perut dan berbengkunglah seperti biasa.

Rujukan: 
Haa..yang ni pulak rutin yang perlu anda amalkan setiap hari jika anda benar-benar nak kempiskan perut.

Rakan saya juga ada beritahu, main hola hop pun insyaaAllah, boleh membantu kempiskan perut juga..katanya berkesan baginya dan mungkin juga bagi anda..so, ini adalah #PETUA 9 Kempiskan perut yer..di bawah adalah lagi 10 petua/ tips yang boleh membantu anda mengempiskan perut melalui aktiviti dan amalan anda pula...cubalah!!

TAJWID

CARA MUDAH BELAJAR TAJWID

Hari ini saya bukan nak mengajar sangat pun tapi sekadar berkongsi pengalaman aje. Sebab saya tahu pelajaran tajwid memang susah lagi-lagi nak faham. Kita yang tua ni pun belum tentu boleh faham dan hafal macam budak-budak ni buat.

Tip mudah faham dan hafal Tajwid:                     
  •  Baca maksud
  •  Baca misal
  • Fahamkan
  • Hafal


Kalau tak boleh nak ingat jugak boleh la ajarkan nyanyi. Budak-budak kan suka menyanyi. Sebenarnya kaedah nyanyian ni sesuai untuk budak-budak yang lemah ingatannya. Bila dah nyanyi mudah la nak ingat. Macam budak-budak kat sekolah ni dalam tandas pun boleh nyanyi lagu tajwid. Hihihi Alhamdulillah memang senang nak ingat.


Sekadar berkongsi pengalaman je. Anak-anak murid saya semuanya hafal senang untuk periksa PSRA. Insyaallah …usaha tangga kejayaan…Jangan sedih kalau anak murid susah nak hafal kita sebagai guru kene usaha cari cara penyelesaiannya. Janji rajin.